Vytha's blog

it's all about anime and latest korean

Naruto_592 Kekuatan


Naruto Chapter 592 – Kekuatan KetigaSasuke masih termenung, dan kemudian teringat akan Desanya, ingat akan sang kakak, keluarganya …

“Apa itu …

Klan?”

Juga terlintas gambaran tetua Konoha, ingat akan Desa Konoha …

“Apa itu …

Desa?”

Kemudian bayangan akan kelima kage, para shinobi …

“Apa itu …

Shinobi?”

Sasuke kemudian memandang ke arah Kabuto yang masih tak mampu berbuat apa-apa, dan lalu mengaktifkan mangekyou sharingannya.

“Apa sebenarnya aku ini?” Sasuke terus termenung. Hingga tiba-tiba, bagian atas gua tempat Sasuke berada runtuh. Dan dari sana, dua shinobi yang sudah tak asing lagi muncul, Suigetsu dan Juugo.

“Ketemu kau!!!” Ucap Suigetsu.

Di sisi para kage, Madara masih tampak berdiri tegak.

“Apa maksud semua ini …”

“Aku rasa setelah bertarung melawanku, harusnya kalian sadar …

Bahwa aku bukanlah orang yang akan membiarkan dirinya terikat oleh suatu jutsu …” Ucap Madara.

“Lalu kemudian, Susano’o sempurna …

Dikatakan kalau orang yang melihatnya pasti mati …

Tapi akan sedikit memalukan jika aku mengeluarkannya lagi …

Setelah menariknya sekali …

Kesenanganku disini telah hilang,

Aku rasa sebaiknya sekarang aku pergi mencari Kyuubi …” Madara sudah tak tertarik lagi akan perang ini dan berniat untuk pergi.

“!!” TibaTsuchikage teringat kalau sebelumnya ia telah berpesan pada Naruto :

“Serahkan saja Madara pada kami, kami pasti akan mengalahkannya …

Kau bisa pergi dengan selamat” Tsuchikage telah berjanji seperti itu pada Naruto …

Jadi, dia tak mungkin membiarkan Madara kabur dan lalu mencegatnya.

“Tsuchikage-sama!!! Dia bukanlah musuh yang bisa kita kalahkan!!!” Teriak Mizukage,

seolah berkata untuk membiarkan saja Madara kabur.

“Tapi kita harus melakukannya,

kita harus menghentikannya disini!!!” Tsuchikage berdiri di depan Madara.

“Sungguh membosankan …” Ucap Madara.

Di sisi Naruto, ia dan rekan-rekannya sedang bertarung menghadapi Gedou Mazo …

Kakashi menggunakan elemen petir, sementara Guy membantu dengan tendangan …

“Rasakan ini, Little Finger Atack!!!”

Kemudian, Hachibi dan Naruto menghantam dengan tangannya. Gedou Mazo rebah.

Tobi tampak benar-benar terdesak.

“Heh, kelihatannya kau kelelahan!” Ucap Naruto.

“Apa maksudmu?”

“Aku tak bisa melihat wajahmu, jadi aku bisa membayangkannya …

Kalau kau terganggu dengan itu, cepat buka topengmu dan tunjukan kalau kau tidak kelelahan!!” Ucap Naruto.

“Hah, sudah ku bilang kan …

Jangan memprovokasi lawan” Ucap Kakashi.

“Ayo Naruto!!” Dukung Guy.

Sat sat sat …

Boft

Tobi merapal jutsu dan kemudian sebuah gentong muncul.

“Aku rasa aku harus melakukan ini” Tobi bersiap.

“Apa itu??” Kakashi bertaynya-tanya.

“Sebenarnya aku ingin membangkitkannya kembali dalam bentuk yang utuh …

Tapi meskipun cuma sebagian, tetap saja masih mempunyai kekuatan …

Sudah terlambat bagi kalian, Ini dia waktu yang sudah dijanjikan!!!”

“Uargghh!!!!!” Gedou Mazo kembali bangkit.

Kembali ke sisi Sasuke, ia terduduk sementara Suigetsu mengamati Kabuto …

“Apa ini benar-benar Kabuto?

Menjijikan sekali …

Ular besar ini keluar dari mulutnya …”

“Biarkan saja dia seperti itu” Ucap Sasuke.

Sementara itu, Juugo mengamati keadaan Anko …

“Dia, masih hidup …”

“Hei Juugo, jangan menyela saat aku berbicara dengan Sasuke!”

“!!” Tiba-tiba Sasuke teringat kata-kata Itachi :

“Desa mungkin penuh dengan pertentangan dan kegelapan, tapi …

Aku tetaplah Uchiha Itachi dari Konoha …”

Lalu, kata-kata Shisui ke Itachi yang Sasuke saksikan :

“Aku hanya bisa memohon padamu, temanku …

Lindungilah desa ini, dan nama Uchiha …”

“Sudah ku bilang, aku punya hal yang harus kulakukan …”

“!!” Sasuke menyadari sesuatu.

“Aku mengerti, jadi dia masih ada …” Ucap Sasuke.

“Hei, ngomong-ngomong, lihatlah ini” Suigetsu menyodorkan gulungan yang ia temukan di persembunyian Orochimaru.

“?” Sasukepun melihatnya.

“Bagaimana? Bukankah itu keren?

Dengan ini kita para elang akan bisa menguasai Dunia Shinobi …” Ucap Suigetsu.

“Ini dia …” Ucap Sasuke.

“Eh?”

“Seseorang …

Yang tahu segalanya” Ucap Sasuke lagi.

“Ngomong-ngomong, ada seseorang yang ingin aku temui …

Aku akan pergi dulu” Sasuke bangun dari duduknya.

“Eh? Siapa?” Suigetsu tak mengerti.

“Orochimaru” Sahut Sasuke.

Hah?”

“Hm?” Suigetsu dan Juugo tak mengerti.

“Apa katamu? Bukankah kau sendiri yang sudah membunuh Orochimaru?

Aku membawakanmu ini karena …”

“Dia orang yang tangguh” Ucap Sasuke.

“Dia tak akan menghilang semudah itu …

Aku ingin menemui orang sialan itu karena ada sesuatu yang perlu dia lakukan …

Klan …

Desa …

Aku ingin bertemu dengan seseorang yang tahu segalanya” Sasuke bersiap untuk pergi,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: